Rabu, 19 November 2014

DEAR SEPUPUKU

Surat Kecil Untuk Sepupuku Tersayang


Tidak Terasa Ketika Kecil Umur Balita Dulu, U Nangis Gara2 Uang Gambar Monyet vs Uang Patimura @ Wojong, Kampung Halaman Orang Tua Kita...

Tidak Terasa waktu U Kecil, Berontaknya Minta Ampun... Semua Permainan Mahal Maupun Tape Kesayangan Tu'ang, U Pretelin, Hasil akhirnya Eksperimenmu Gagal Total, Hahaha... Na'a Tu'ang Benar2 Pusing... :)

Tidak Terasa Ketika Brada kelas 6 SD dan Sebentar lagi Kelas 1 SMP dan Ketika Kakak Tertuamu, Wineng Kesayanganmu Mahasiswi Kelas 1, Datang Mof Desember 2001 Silam, U Melompat Memelukku Saking Girangnya, Ingat Brada waktu itu kita baru saja 2 tahun tidak bertemu... U Bilang Akan Meneruskan Sekolahmu Ke Mataloko-Bajawa, "Adekku Calon Romo Nih" Pikirku, sambil Tersenyum... :)

9 Tahun Kemudian, Kita Bertemu kembali di Mof, Ya... di Rumahmu Magedoa, sebelumnya, Kabar Terakhir aku dengar U keluar dari Seminari dan Kuliah di Kupang, 2010 Tahun Pertamamu Di Unika.., Sepupuku Tersayang, " Maafkan Aku Wajah Gantengmu waktu Kecil dulu, Berubah drastis, dan Wineng Kesayanganmu, Hampir Tak Mengenalimu, dan U Hanya Melihatku Dengan Diam, Untung Saja Aku Masih Ingat Atribut Kesayanganmu (Kalau Mau Tau nnt Inbox ew.. hahaha..)

Dan Di Awal Tahun 2011 Kita Merayakan Ulang Tahun Bersama Di Magedoa.. 2628 Tak Menyangka Kita Sama2 Cucu Sulung, Dari Anak Sulung Dan Anak Bungsu Opa Oma Tercinta... Sama2 Dalam Naungan Rasi Bintang Aquarius, Sama2 Heboh, dan Kita Menyadari Kita Punya Kesamaan yaitu Sama2 Suka Membatalkan Janji, Cuek, Tapi Cepat Akrab sama Orang Baru.
Ingat tidak Si Bungsu Kesayangan, (Waktu itu dia Kelas 2 SD) Pulang Sekolah Berlari2 Keringatan Sambil Membawa Ayam Potong Besar 2 Ekor..?? Dia Sangat Semangat, Karena Kedua Kakaknya Berulang Tahun, (Tahun Pertama Kita Merayakan Ulang Tahun Sama, Walau Dalam Kesederhanaan) Bagaimana Saat Kita Bahu Membahu Bekerja Di Dapur Sebelum Na'a Pulang Sekolah...?? dan Bagaimana Saat Semua Masakan Tersaji Di Meja...
Aku Terharu, Adik2ku 4 Bersaudara dan Tak Punya saudari Cewek, Tapi Begitu Gesit Mempersiapkan Segala Sesuatu Sendiri, Ingat Tidak..? Waktu Na'a Bilang, " Hari ini Yang Ulang Tahun yang Mempersiapkan Masakan.." dan Aku Berujar.. " Iya, Na'a yang Ulang Tahun, Harus Bisa Melayani Orang Lain, Biar Berkatnya Banyak..." Dan Kita Semua Tersenyum.. Ingat Tidak.. Saat Waktu Makan Tiba, Kita Berhimpit-himpitan di meja makan dalam dapur : Na'a, Kakak, U dan Elvis...? dan semua yang lain mengalah... (Ores, Emil, Tu'ang dan Om Aga..) ya hanya hari itu saja, karena kita ulang tahun jadi boleh makan di meja dapur... :)

Dan Kita Bertemu Lagi 2 Tahun Kemudian, Saat Aku Merayakan Tahun Baru Di Mof, U Lebih Dewasa Kelihatannya... Lagi2 Curhat Soal Pacarmu... Hahaha.. Dan Liburan Itu kurang Lebih 3 Hari saja Aku bertemu Brada, Karena U Harus Kembali Kupang Menghadapi Ujian.. Jadilah Aku, Proyek Jalan2ku Di Mof Tahun Lalu Tanpa Ditemani Sepupuku TerGokil... :D

Dan  malam itu 14 November, Tiba2 Saja Aku Menelpon Dirimu (Akibat Bonus TM, Masih Banyak Di Jam 22.30 WiB Dan 23.30 Wita) Bukan Kebiasaanku Menelpon di Jam Tidur Begitu, Tapi Aku Yakin Brada Pasti belum tidur... Lagi bermain PS katamu semangat, akhirnya U pun Mundur dari kesenanganmu dan meladeni telpon dari kakak tertua, hmm.. rupanya aku punya bakat terpendam, untuk Meng-Cancel Kesenangan Orang dan Brada pun berujar, wineng, doakan aku ya.. besok aku maju sidang... Hmmm Betapa Hebohnya diriku mendengar berita baik itu dengan wejangan ala kakak tertua... hahaha.. " Rileks, Jangan gugup, Santai saja hadapi sidang, Biar apa yg Brada Pelajari tidak Blank.... dan saya yakin Kamu Pasti Bisaaaa...!!!"

Dan Di Siang itu, 15 November 2014 Saat Aku Terbuai Mimpi Tidur Siang dalam Balutan Udara Dingin Kota Malang, Brada Menelponku, Mengabarkan Bahwa telah Berhasil.. dan Aku Sangat Bangga Padamu, sebagai Anak Sulung, Kau Telah Berhasil Mempersembahkan yang Terbaik Buat Na'a dan Tu'ang dan Terlebih buat Ketiga Kasatria, Adik2mu..

Dan Aku Pun, Tersenyum Bangga... Akhirnya Romo Legan alias Frater Pincang (Hahaha....), Berhasil Menambah Panjang Namanya, dengan Tiga Huruf Tersemat dalam Dokumen2 Penting Di Masa Depannya.. Terima Kasih Tuhan, & Sukses Terus My Lovely Brada, Kelak Jadilah Seorang Pendidik yang Mampu Mengajar Anak2 Didikmu Dengan Hati... Amapu Benjer.. :)

**Megu Kalian Semua ( Siska, Nong Sil, Doddy. Ores, Emil, Elvis ) Kita Hanya Bertujuh, Tetap Megu Moong Selamanya... Warisan Teristimewa dari Opa Oma dan Orang Tua Kita... )


Salam Sayang dari Wineng Tertua, :)

Malang, 15 November 2014

Senin, 29 September 2014

PENCERAHAN

Terbersit Dalam Benakku

Indahnya Meniti Mimpi
Tanpa Gangguan yang Menyebabkan Hati Cidera & Pikiran Buntu... :)
Sebab Waktu & Kesempatan Terbaik untuk Saat ini Adl :
Membahagiakan Diri Sendiri dan Keluarga...
Waktu Dimana Benar2 Menjalani Masa Muda yang Penuh Ceria,
Waktu & Kesempatan untuk Menggali Potensi Diri
Waktu & Kesempatan untuk Membiarkan Diri Di Proses Menuju Kematangan Mental,
Demi Tanggungjawab yang Diemban Kelak Sebagai Orang Tua, untuk Mengasihi, Mencintai dan Melindungi Jiwa2 Titipan Tuhan.

Sebab menjadi Orang Tua Bukanlah Perkara Mudah.
Saat Tuhan Belum Mengizinkan untuk Membahagiakan Anak Orang,
Itu artinya DIA Ingin agar Kita Benar2 Mengenal dan Mencintai DIA terlebih dahulu yang adalah CINTA.
DIA ingin agar kita Benar2 Mengenal dan Mencintai Diri Kita Apa Adanya..
Sebab Hukum Perdamaian Adl Perubahan Positif yang Berawal dari Diri Sendiri.

Membiarkan Tuhan Menentukan Jodoh PilihanNya Adl Jalan Terbaik dan Terindah..

#Bahagia Itu Selalu Simple.. :)

Malang, 290914
Pk.23.47 Wib

Rabu, 10 September 2014

SIRNA

Berlalu


Jangan buat ku menangis lagi karena menanti
Jangan buat ku berharap
Jangan lagi jadi bayang-bayang
Kemudian menghepasku bagaikan layang-layang
Aku letih dengan semua ini
Aku ikhlas meski belum sepenuhnya
Aku ingin sendiri
Entahlah jika Dia menginzinkan pasti kita akan berjumpa lagi
Di suatu waktu yang tepat untukmu juga untukku
Mungkin dengan cara ini, Aku kan belajar, merefleksi diri, menjadi pribadi dewasa
ditengah kerapuhanku
Maafkan Aku, 
Aku tak cukup tegar untuk bertahan.

Sirna...
Bagaikan air tawar
Bagaikan sayuran tanpa garam
Letih rasaku mendominasi
Hampa tak berarti
Kosong tak bertepi
Raut baru hatiku kini
Hancur dalam kepingan penantian
tak lagi punya asa
tuk menanti, betahan atau berjuang..
Kering sudah air mataku..
Menyisakan perih
Aku kembali
sekali lagi menyembuhkan luka hatiku
Sendiri
Biarkan aku berlalu
Merajut mimpi
Meretas asa tanpamu
Benar-benar nyata tanpamu
Maafkan aku memilih berlalu

Selasa, 26 Agustus 2014

REFLEKSI


Perjalanan
Mimpi dan cita-cita berbaur dalam satu tujuan
Menghadapi berbagai pergumulan dan Tantangan
Menyerah, mungkin jalan termudah
Masa depan tidak ditentukan oleh orang lain
Masa depan adalah keputusan diri sendiri
Dan setiap kesempatan yang datang
Merupakan anugerah terbaik
Saat pintu yang lain tertutup

Mandiri
Berpikiran terbuka
Berpikir Besar
Berpikir secara positif
Melewati anak tangga perjuangan
Titian Tantangan
Jalan-jalan kegagalan
Hidup harus melewati semua ini
Agar hidup lebih punya arti

Impianku Sederhana..
Mampu mencukupkan diriku
Untuk senantiasa bersyukur Pada-Nya
Setiap pengalaman yang telah aku lewati
Merupakan Anugerah Terindah Dari-Nya
Demi Karya dan Pengabdian bagi sesama,
Penuh kasih, dedikasi dan tanggung jawab
adalah wujud ucapan syukur yang paling hakiki pada-Nya
Hidup ini adalah sebuah perjalanan...
BerkatNya bagi kita
Adalah Perpanjangan BerkatNya bagi orang lain
Melalui pribadi kita..

Cinta Tuhan
Cinta pada Pekerjaan
Cinta pada Sesama


Malang, 26 Agustus 2014
21.21 Wib

Senin, 11 Agustus 2014

SIMPLE

Universitas Kehidupan
Terbangun pagi ini.. dan hanya kata ini saja yang erat melekat dipikiran "Simple"
Simple melingkupi berbagai hal...
Simple itu indah
Simple itu bahagia
hidup apa adanya
tidak ribet dan ambisius
lebih peduli
lebih bersyukur
dan aku lebih menyukai hal2 yang simple
karena itu adalah pilihanku
yang membuatku lebih bahagia
bahagia yang tidak dapat dibeli dengan apapun.
bahagia ketika berada dekat mereka  yang 'kecil'
bahkan ketika aku harus gagal berkali-kali pun,
aku masih bisa tersenyum
masih bisa bersyukur.
hidup bagiku adalah universitas kehidupan
bersekolah didalamnya,
bukan untuk mengejar ambisi
tapi untuk belajar dan mengajarkan kita
lebih peduli dan mengasihi sesama.
aku memang mengenyam pendidikan formal
aku beruntung belajar berbagai macam bidang ilmu
anehnya semakin aku tahu
apa yang aku pelajari
aku ini tidak berarti apa2
jika aku hanya membanggakan
sederet prestasi 'yang hanya untuk kepentingan diri sendiri'
atau ambisi sukses untuk di puji orang.. itu bukan pilihanku
takaran untuk bahagiaku, bukan sederet titel atau kedudukan, kehormatan bahkan kekayaan, hal duniawi yang sifatnya sementara.
bukan itu pilihanku.
aku hanya ingin apa yang aku miliki
berguna dan bermanfaat bagi sesama.
bahkan dengan menulis ini pun
aku berharap dapat berguna bagi pembaca.
bahwa hidup memang tidak mudah
kita terkadang membiarkan pola pikir kita
dikontrol orang lain
sehingga kebahagiaan yang kita impikan
akhirnya harus terabaikan.
kita jadi kurang peduli atau bahkan tidak peduli dengan sesama
peduli dalam arti merasa 'iba' dengan kekurangan sesama
lazimnya ketika kita sudah memiliki semua yang kita impikan
kesuksesan karir yang cemerlang
kita lupa untuk menengok mereka yang menangis, mengais, tertatih,
buta, lumpuh, dan tidur tanpa memiliki apa2
cinta sesama menjadi berkurang
peduli terabaikan...kesenjangan sosial merajalela.
aku pun bertanya, sebenarnya hidup itu untuk apa???
Ambisi kah?
Kekayaan dan kesuksesan??
Kehormatan??
atau untuk Cinta pada sesama??
untuk berbagi kasih dan perhatian
walau perbedaan membentang..??
Cinta, kasih sayang dan perhatian adalah yang terindah
ketika kita mampu melihat, melakoni dan berjuang mengenal 'cinta' dengan hati.

Diakhir tulisan, aku hanya ingin mengatakan
bahwa Surga itu sebenarnya ada di dalam hati,
hati yang bahagia, hati yang penuh kasih dan cinta
Karena Tuhan kita sesungguhnya adalah Cinta.
Dia yang memiliki dunia dan segala isinya
namun Dia Sendiri telah mengajarjan pada kita
tentang Cinta sesungguhnya, yaitu berada ditengah orang2 kecil,
mengajar, mengobati, menghibur, melayani sesama
hal simple yang saya kenal dari Tuhan yang saya percayai.
Ia telah menitipkan Surganya dalam hati kita.
Mampukah kita menemukannya..??
atau Mampukah kita Menjaganya.??
Jawabannya adalah renungan pribadi kita.
Selamat berkarya di Universitas Kehidupan.
Tuhan Memberkati


(**Pagi ini)

Malang, 12 Agustus 2014

Selasa, 05 Agustus 2014

MAUMERE MANISE

Senandung Rindu tuk Tanah Leluhur
Ingin Meresakan Lagi Harum Tanah Leluhurku
Ingin Merasakan lagi Aroma Angin Pantai dan Nyiur Melambai
Menyapaku di Bawah Hangat Terik Mentarinya
Ingin Kembali Melihat Hamparan Sawah Hijau Menguning
Membentang, Memanjakan Mata
Diantara Gugusan Bukit Nan Eksotis

Ingin Merasakan Lagi ½ Sloki Hangatnya Moke
Membasuh Lelahku
Agarku Terlelap Dibuai Mimpi
Di Bawah Kaki Langit, Bertaburkan Bintang, Nusa Nipa Tanahku
Inginku Mengurai Makna Kehidupan Di Balik Motif Sarung Tenun Ikatnya
atau Lewat Gemulai Tarian, Menyiratkan Pesan Warisan Budaya Nenek Moyangku
Inginku Kembali Menundukan Hati dan Berdoa, di Depan Bunda Maria Segala Bangsa
Penjaga Kota dan Tanah Leluhurku..

Aku Cinta Maumere Manise

MENEPI



Untuk Sebuah Tanya

Inspirasiku Hilang..
Bagaikan Kabut,,,
Memudar tanpa aku mampu tuk menghentikannya
Menatap diam dalam cemas..
Mungkinkah
Akan kutemukan kembali
Inspirasiku...
Semangatku...

Mendung di hati..
Enggan tuk beranjak..
Saat ku tatap mentari cerah dengan senyumannya..
Dari balik jendala kamarku
Atau semilir angin lembut
Membelai wajahku
Sudah cukup Bagiku tuk Haturkan Syukur

Namun kali ini,
Aku kacau.
Ingin rasanya berlari...
berdiam diantara rindangan pepohonan
Mendengarkan suara alam..
Menepi dari semua rasa...
Rasa yang membuatku
Menoreh
Sebuah tanya..